- Alamat : Kampus Karangmalang, Yogyakarta, 55281
- Telp : (0274) 586168 Psw. 1408 (PAUD)
- Email : paud@uny.ac.id
- web : http://paud.fip.uny.ac.id
You are here
Pendampingan Guru PAUD dalam Mengintegrasikan Budaya Lokal ke dalam Pembelajaran Anak Usia Dini: Hasil Gelaran PPM Kerjasama PAUD FIP UNY Yogyakarta dengan PIAUD UNUGHA Cilacap
Primary tabs

Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Negeri Yogyakarta bekerja sama dengan Program Studi PIAUD Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) sebagai bentuk Dosen Berkegiatan di Luar Kampus (DKLK) bertajuk “Pendampingan Guru PAUD dalam Mengintegrasikan Budaya Lokal ke dalam Pembelajaran Anak Usia Dini”. Kegiatan ini adalah implementasi kelompok DKLK yang diketuai oleg bapak Dr. Amir Syamsudin, M.Ag. Kegiatan menjadi bentuk kolaborasi akademik dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran PAUD yang kontekstual, kreatif, dan berakar pada nilai-nilai budaya daerah.
Kegiatan PPM dilaksanakan dengan melibatkan para guru PAUD dari berbagai lembaga pendidikan anak usia dini di wilayah Cilacap dan sekitarnya di bawah organisasi Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kab. Cilacap yang diketuai oleh Tofiqoh, S.Pd.AUD. Pengabdian ini juga sekaligus diisi dengan pakta kerjasama yang ditandai dengan kegiatan penandatangan PKS dan Implementasinya (IA) antara prodi PAUD dengan IGTKI kab. Cilacap. Penandatangan dilakukan di awal kegiatan dan dihadiri oleh seluruh unsur pelatihan.
Pelatihan dilakukan untuk memberikan pendampingan pada peserta mengenai strategi mengintegrasikan unsur budaya lokal ke dalam proses pembelajaran anak usia dini, mulai dari permainan tradisional, lagu daerah, cerita rakyat, hingga pengenalan nilai-nilai kearifan lokal dalam aktivitas belajar sehari-hari. Dalam sambutannya, tim pelaksana menyampaikan bahwa budaya lokal memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Pembelajaran yang dekat dengan lingkungan budaya anak diyakini mampu meningkatkan rasa percaya diri, identitas budaya, serta kecintaan anak terhadap warisan daerahnya. Budaya perlu diintegrasikan dalam pembelajaran di PAUD yang tersurat sejak dalam Rencana Pembelajaranya (RPP).
Sesi pemaparan materi diberikan untuk memberikan pemahaman berbagai budaya lokal yang dapat digunakan dalam pembelajaran PAUD sebagai materi, media, maupun tempat belajar. Materi ini disampaikan oleh Dr. Joko Pamungkas, S.Pd., M.Pd. sebagai pakar budaya anak usia dini di prodi PAUD FIP UNY. Kegiatan kemudian diisi dengan teori penilaian dalam pembelajaran berbasis bdaya oleh Dr. Amir Syamsudin, M.Ag. Kegiatan juga diisi dengan praktik penyusunan perencanaan pembelajaran berbasis budaya lokal yang saintifik yang disampiakan oleh Dr. Ika Budi Maryatun, S.Pd., M.Pd. & Dr. Nur Hayati, S.Pd., M.Pd. Selama sesi pemaparan materi, juga dilakukan diskusi interaktif antar peserta. Para guru tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan karena materi yang diberikan dinilai relevan dengan kebutuhan pembelajaran di kelas.
Praktik dilakukan setelah sesi pemaparan materi selesai, yaitu menyusun rencana pembelajaran (RPP) PAUD dalam pembelajaran mendalam berbasis budaya lokal yang didampingi oleh Dr. Rini Agustiningsih, S.Pd., M.Pd. Sesi praktik ditutup dengan simulasi kegiatan budaya untuk PAUD dan presentasi perwakilan untuk memaparkan RPP hasil rancangan peserta. Tes pengetahuan menggunakan google form dilakukan di akhir kegiatan untuk mengetahui tingkat penguasaan materi pelatihan oleh peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan guru PAUD semakin mampu menciptakan pembelajaran yang inovatif sekaligus melestarikan budaya lokal kepada generasi muda sejak dini. Kerja sama antara PAUD UNY Yogyakarta dan IGTKI Cilacap juga diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program pengembangan pendidikan dan pengabdian masyarakat lainnya.
Kegiatan ini juga dirancang untuk mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya IKU 3 dan IKU 5. Melalui program ini, tim dosen tidak hanya aktif berkegiatan di luar kampus (IKU 3), tetapi juga membuktikan bahwa hasil riset mereka berdaya guna bagi masyarakat (IKU 5). Adapun hilirisasi karya yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah hasil penelitian tim pada tahun sebelumnya, tentang budaya lokal dalam pembelajaran PAUD.(amr)
Kontak Kami
Copyright © 2026,