Asah Kreativitas Guru TK! Tim Dosen Departemen PAUD FIP UNY Gelar Pelatihan Media 2D dan 3D di Jepara

Jepara, 8 Agustus 2025 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru Taman Kanak-Kanak (TK) dalam merancang media pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan, tim dosen dari Departemen PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran AUD Dua Dimensi dan Tiga Dimensi bagi Guru TK di Kecamatan Mlonggo Jepara, Jawa Tengah."

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yaitu pada tanggal 2, 3, dan 8 Agustus 2025, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jepara. Kegiatan diikuti oleh 35 orang guru TK dari berbagai satuan pendidikan di Kecamatan Mlonggo.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jepara, Bapak Ali Hidayat, S.Pd., M.M., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini dan berharap pelatihan tersebut dapat mendorong guru untuk lebih kreatif dalam merancang proses pembelajaran yang menarik bagi anak usia dini.

Tim pengabdi yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Dr. Nelva Rolina, M.Si., sebagai ketua pengabdi.  Dr. Joko Pamungkas, M.Pd., Dr. Sudaryanti, M.Pd., dan Dr. Rini Agustiningsih, M.Pd., sebagai anggota pengabdi. Para anggota pengabdi berperan aktif sebagai pendamping saat praktik pembuatan media, membantu peserta dalam menerapkan teknik yang telah disampaikan oleh narasumber. Mereka turut memberikan bimbingan langsung, saran kreatif, dan memastikan setiap guru memperoleh pengalaman belajar yang optimal.

Pelatihan dirancang dalam tiga bentuk kegiatan utama, yaitu pemaparan materi, praktik langsung, dan pendampingan intensif. Narasumber pertama, Dr. Rina Wulandari, M.Pd., membawakan materi bertema "Pembelajaran Menyenangkan (Joyful Learning) dengan media pembelajaran", yang mengajak para guru untuk memahami pentingnya pengalaman belajar yang membahagiakan bagi anak usia dini.

Materi kedua disampaikan oleh Dr. Nelva Rolina, M.Si., yang membahas secara mendalam tentang konsep, jenis, dan cara pembuatan media pembelajaran dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D) yang sesuai dengan karakteristik dan tahap perkembangan anak usia dini. Peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung pembuatan media dari bahan-bahan sederhana dan ramah lingkungan, seperti kardus, kain flanel, stik es krim, dan bahan daur ulang lainnya.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan partisipatif. Para guru tampak aktif bertanya, berdiskusi, dan mencoba berbagai teknik pembuatan media yang dipandu langsung oleh para narasumber dan tim pendamping. Pada akhir kegiatan, peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan praktis dalam mengembangkan media pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan memfasilitasi berbagai aspek perkembangan anak.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya dalam hal pengembangan media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan (RA).